Jumat, 10 Januari 2020

Pertemuan 7 RPL



                                           REQUIREMENT MODELING


Requirement Modelling dalam rekayasa perangkat lunak pada dasarnya adalah tahap perencanaan aplikasi atau sistem perangkat lunak. Secara umum, proses akan dimulai ketika bisnis atau entitas (misalnya, lembaga pendidikan) mendekati tim pengembangan perangkat lunak untuk membuat aplikasi atau sistem dari awal atau memperbarui yang sudah ada. Pemodelan kebutuhan terdiri dari beberapa tahap, atau 'pola': pemodelan berbasis skenario, pemodelan data, pemodelan berorientasi aliran, pemodelan berbasis kelas dan pemodelan perilaku. Setiap tahapan / pola ini meneliti masalah yang sama dari perspektif yang berbeda.

Requirement Modelling
-          Scenario
-          Information
-          Analysis classes
Contoh : ERD

Requirement Analysis
·         Menjelaskan karakteristik perangkat lunak
·         Dilihat dari interface
·         Memperbolehkan melakukan beberapa hal :
-          Elaborasi
-          Membangun user scenario, dipresentasikan dengan use case/ UML

A Bridge



Rules of Thumb
-          Setiap elemen model analisa bisa mudah dipahami karena kebutuhan dapat menjadi informasi
-          Meminimalisasi adanya ketergantungan hubungan
-          Model analisa bisa digunakan untuk stakeholder

Domain Analysis
-          Domain yang nanti diinvestigasi , dikoleksi menjadi representasi aplikasi
-          Analisa model kemudian dikembangkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar